Huaaaaam…nyum..nyum..nyum… sejujurnya aku sudah ngantuk sekali. Tapi mama sepertinya belum kepengen tidur juga. Matanya masih 30 watt terang benderang menatap layar televisi. Sudah 4 bulan ini mama autis sama televisinya dan DVD playernya. Hampir tiap malam, sepulang kerja, sehabis makan malam, mama pasti menghabiskan waktu menonton film seri drama Korea atau Taiwan. Begitu juga kalau hari sabtu dan Minggu. Dan sekali lagi, aku hanya kebagian diuyel-uyel sebentar, dan selanjutnya aku harus berpura-pura tidur di kaki mama. Sebab kalo aku rewel, mama akan mengikatku di teras depan. Dan itu lebih tidak menyenangkan. Lebih baik aku bersikap manis saja selama mama tertawa terbahak-bahak dengan TVnya atau kadang berlinang air mata gak jelas.
Awalnya aku ikut terbawa emosi melihat air mata mama berlinang. Aku menggonggong sekencang-kencangnya. Aku pikir ada sesuatu atau ada seseorang yang menyakiti mamaku tersayang. Ternyata, adegan dalam televisi itu yang membuatnya menangis. Piuh… dunia manusia memang aneh. Mereka senang sekali dihibur dengan tayangan yang membuatnya menangis, meskipun itu hanya tangisan palsu, tapi justru itu yang mereka cari. Mungkin itu adalah salah satu cara untuk membersihkan kotoran di mata dengan lebih efektif dan alami, tidak menggunakan obat-obatan.
Dan satu bulan ini, sejak mama kesulitan melancarkan bahasa Mandarin yang sedang dipelajarinya mati-matian setiap dua kali seminggu, akhirnya mama memilih memperbanyak menonton film drama Taiwan. Dan mamaku tiba-tiba berubah seperti remaja ABG kemarin sore, tiba-tiba demam aktor Jerry Yan. Di toko DVD bajakan dekat rumah kami, mama memborong semua film seri Taiwan yang dibintangi oleh Jerry Yan. Mulai dari Down with Love, Starlit, Hot Shot, dan Hospital. Untung Meteor Garden tidak dibelinya juga. Bisa-bisa layar televisi di rumah kami isinya Jerry Yan terus sepanjang dua bulan ini.
Memang sih, sejak aktif menyaksikan serial drama Taiwan, mama lebih pinter sedikit ngomong Mandarin. Sebelumnya, gru les mandarin mama selalu bilang nggak ngerti dengan ucapan mama, karena logat mama aneh, hihihihi… Mamaku sebenarnya sangat berbakat dalam belajar bahasa asing. Tapi bahasa Mandarin itu bukan bahasa yang mudah untuk dipelajari. Mama sudah pintar menulis dan membaca. Mama bisa mengartikan kalimat yang ditulis dengan bahasa Mandarin. Tapi, jangan deh suruh mama membacakannya dengan bersuara lantang. Lidah mama pasti belibet, dan hasilnya semua orang yang bisa berbahasa mandarin nggak bakalan ngerti kalimat yang mama bacakan. Yah.. mungkin mama masih butuh waktu lama untuk bisa lincah ngoceh dengan bahasa mandarin.
Kembali ke soal Jerry Yan. Dari yang aku denger, hampir semua penggila drama televisi tergila-gila dan ngefans berat sama Jerry Yan. Padahal si Jerry ini usianya sudah 33 tahun, tapi penampilannya dalam film drama seperti baru 25-an. Dan mama, yang usianya tidak terpaut jauh sama Jerry Yan, merasa bukan hal yang salah untuk ikut tergila-gila dengan Jerry Yan. Kata mama, kalo Jerry Yan umurnya masih 20 tahun, nah itu baru mama bersalah jika mengidolakannya. Padahal, apa asih hebatnya si Jerry itu?
Mama bilang si Jerry itu adalah monyong yang tampan. Monyong??? Definisi monyong itu kalo gak salah mulut yang agak maju, dan bibir tidak bisa ditutup rapat karena struktur gigi seri bagian atas agak maju. Kira-kira mirip dengan aku ya, ma? Aku kan jenis anjing pudel, jadi moncongku lancip, tapi aku bisa menutup bibirku rapat-rapat, tidak seperti Jerry Yan.
Entahlah.. mengapa artis yang dikatakan sexy itu cenderung monyong alias suka membuka bibirnya ketika di foto. Coba lihat si Angelina Jolie. Dia juga nggak bisa menutup bibirnya rapat-rapat. Jadi, bibir yang sedikit membuka itu lah yangtermasuk kategori sexy. Dalam hal ini, si Jerry itu beruntung, nggak perlu berlatih membuka bibir sedikit, bibirnya pasti nggak bisa menutup rapat karena memang struktur gigi dan rahangnya membuatnya harus sedikit monyong. Dan itulah dia, si monyong yang tampan.
Sudah ah.. aku ngantuk. Aku mau latihan monyong dulu, biar perhatian mama kembali hanya untukku, yang nyata di depannya, bukan yang cuma bisa gerak-gerak di layar kaca saja.